Minggu, 05 Juli 2015

MAHA.siswa

2Tahun sudah perjalanan kisah menjadi seorang mahasiswa jurusan Teknik Sipil. Entah hal apa yang dapat mendorong keinginan untuk memilih jurusan tersebut, yang katanya banyak sekali selain mahasiswa lainnya yang menganggap "kecebur" alias salah jurusan. Ngga sepenuhnya juga sih khilaf milih jurusan ini buat gue sendiri. Karena gue emang udah ngelist sebelum akhirnya gua coba ikutin seleksi SNMPTN dan jurusan itu menjadi pilihan pertama gua dan dilanjutkan dengan jurusan Teknik Elektro. Memang menjadi berat setelah gua belajar selam ini. Hal yang masih membuat gua suka hilang kendali terus gak fokus adalah cita-cita gua yang selama ini menjadi harapan terdalam gua.
Terkadang, memang harus ada yang direlakan untuk memperjuangkan yang kita pun belum tentu tau bagaimana kedepannya. Yup! hanya mengikuti apa yang sudah ditakdirkan sama yang Kuasa. Akhirnya pun gua lolos seleksi SNMPTN dan keterima disatu-satunya perguan tinggi negeri di Jakarta. Tanpa berfikir lama dan gua coba buat memberikan kesenangan buat kedua orang tua gua pun mengikuti tahap verivikasi. Sangat tidak mudah dan banyak sekali cobaannya, dengan kesabaran yang tersisa, mencoba untuk tenang dannnnnnnnnnn, syukur alhamdulillah gua bisa merasakan menjadi MAHAsiswa.
Sedikit cerita waktu gua masih di bangku SMA, dengan kepolosan gua kalo ditanya sama temen atau guru soal mau nerusin kemana setelah lulus sekolah nantinya? gua pun menjawab dengan jawaban yang tolol "gua mau kuliah, mau bebas, gak mau pake seragam, gak mau pake rok terus, mau nya sekolah pake celana dan itu bukan celana olah raga, mau ditindik, mau potongan rambut mowhak, mau ngekost, mau jadi preman tapi jadi preman yang berpendidikan" begitulah jawaban konyol gua.
Setelah gua masuk kuliah, dan ngejalaninnya, gak semudah itu gua bebas dengan segala keinginan gua. Banyak sekali yang membuat gua jadi berfikir untuk tidak seperti itu, membuat gua sadar bahwa seorang pendidik haruslah mencontohkan yang baik. Banyak pelajaran menjadi mahasiswa, kita bisa aja main-main dan seenaknya, tapi hal yang harus kalian tau, bahwa tujuan kita cita-cita kita akan membuat kita sadar akan masa depan seperti apa yang akan kita bagikan kepada orang tua kita, bahkan anak cucu kita nanti.
Mungkin ini memang sudah ditakdirkannya, jalan seperti ini, dan gua mencoba untuk mengikutinya meskipun berat, menyimpan dalam memori yang terdalam keinginan menjadi seorang Seniaman, Gitaris dan Anak Band. Karna gua sedang membangun masa depan untuk menjadi seorang Kontraktor, Arsitektur, dan Konsultan. Semua akan berubah disini, dimasa dimana menjadi seorang MAHA.siswa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar